Rabu, 22 April 2015

Conditional sentence



Conditional Sentence (Kalimat Pengendaian)
Conditional  Sentence terdiri atas 2 kalimat yaitu ( Kalimat pengandaian,hasil (Result) )
Ada 4 tipe dalam conditional sentence atau kalimat pengandaian, type 1, type 2 , type 3, type 0.

1.       Type 1 / First Conditional  ( Masih bisa terealisasikan atau bisa terpenuhi )
Digunakan ketika ( hasil ) dari conditional memiliki kemungkinan untuk terealisasikan di masa depan karena Condition nya realistis untuk bisa di penuhi.

Rumus yang digunakan :
Ø  If   + Condition,  Result / Consequence
( If  + Simple Present, ( will + bare  infinitive (V1) ) / imperative
Simple present = S + V1 + s/es + O

Or
Ø  Result / Consequence + If + Condition
( will + bare infinitive (V1) ) / Imperative + If + Simple Present
                Contoh :
                                ( + ) If I pass exam from Gunadarma university, I will join to big company
                                ( - ) If I don’t pass exam from Gunadarma university,I can’t  join to big company
                                ( ? ) If I pass exam from Gunadarma university, will I join to big company ?

2.       Type 2 / Second Conditional ( Hampir sulit terpenuhi )
Digunakan ketika condition menunjukan saat ini dan result / consequence juga harus terpenuhi saat itu juga. Mungkin untuk terpenuhi namun harapan nya sangat kecil untuk terealisasikan.

Rumus yang digunakan :
Ø  If + condition, result/consequence
If + simple past, would/could/might + bare infinitive (V1)
Simple past = S + V2 + s/es + O

Or
Ø  result/consequence + if + condition
would/could/might + bare infinitive (V1)  + if + simple past (V2)
               


Contoh :
                                ( + ) If you followed my instruction, you would be safe .
                                ( Fact ) You don’t follow my instruction , so you are’nt safe.
                                ( - ) If Ammar  didn’t save much money, he wouldn’t be richman.
                                ( ? ) If Ammar saved much money, would he be richman ?

3.       Type 3 / Third Conditional ( Sudah tidak mungkin untuk di penuhi )
Tidak ada kemungkinan untuk terwujud karena seharusnya di penuhi di masa lalu

Rumus yang digunakan :
Ø  If + condition, result/consequence
If + past perfect, would/should/could/might have + past participle (V3)
Past perfect = S + Has / Have + V3

Or
Ø  Result/consequence + if + condition
Would/should/could/might have + past participle (V3) + if + past perfect

                Contoh :
                                ( + ) If Ammar had studied hard, he would passed the exam.
                                ( Fact ) Ammar didn’t studied hard, so he didn’t passed the exam
                                ( - ) If Ammar had not studied hard, he wouldn’t passed the exam
                                ( Fact ) Ammar passed the exam because he studied hard
                                ( ? ) If Ammar had not studied hard, would he passed the exam ?
                                ( Fact ) Ammar studied hard so he passed the exam

4.       Type 0 / Zero Conditional ( Pasti terwujud karena kebenaran ilmiah )
Selalu terwujud karena merupaakan fakta

Rumus yang digunakan :
Ø  If/when + condition, result/consequence
If/when + simple present, simple present
Simple Present = S + V1 + s/es + O

Or
Ø  Result/consequence + if/when + condition
Simple present + if/when + simple present

Contoh :

                ( + ) If it rained tomorrow, I would sleep all day.

                ( - ) If the students do not understand, they will raise their hand to ask.

                ( ? )If it rained tomorrow, would I sleep all day ?

Comperative & Superlative



Comperative dan Superlative 

Comperative : biasanya digunakan untuk membandingkan membedakan  2 buah objek yang berbeda.
Biasanya comperative menambahkan “-er” atau “more” tergantung penggunaannya.
Syarat yg harus di penuhi dalam Comperative :
1.       Aturan pertama :  jika objek hanya memiliki 1 suku kata contoh nya ( boss, calmer) seperti maka akan menambahkan “-er” di belakangnya menjadi ( bossier, calmer ).
·         Indah is Bossier than Yopi.
Fauzi is Calmer than Yudi.
2.       Aturan kedua : Jika menggunakan kata (Flat, hip, mad) maka kita akan menambahkan 1 huruf paling terakhir dari huruf tersebut dan menambahkan “-er” di belakangnya menjadi (Flatter, hipper, madder).
·         Yanuar is hipper than Larasati
Dinda is madder than Marta
3.       Jika menggunakan kata yang berakhiran huruf “y”, maka kita akan mengubah huruf “y” menjadi huruf “I” dan di tambahkan dengan “-er”. Contoh : busy -> busier.
·         Bayu is busier than Irfan
Anggi is chubbier than Vitri
4.       Jika kata memiliki lebih dari 2 suku kata, maka kita akan menambahkan “more” di depan kata tersebut. Contoh : delicious -> more delicious.
·         Vani packed meal is more delicious than bonita packed meal.
Yudi homework is more difficult than fathan homework.
5.       Dan untuk penggunaan comparative, kita harus selalu menggunakan kata “than” setelah kata perbandingan. Contoh :
·         Suwanda is more stronger than  

Superlative : digunakan untuk membandingkan lebih dari 2 objek. Biasanya superlative menambahkan “-est” atau “most” tergantung penggunaanya.
Syarat yg harus di penuhi dalam Comperative :
1.       Jika kata hanya memiliki 1 suku kata (faint, dull ) maka akan menambahkan “-est” di belakangnya menjadi (faintest, dullest). Contoh :
·         Fathan is faintest than ammar
Marsadinata is dullest than chiko

2.       Aturan kedua : Jika menggunakan kata (Mad, hip) maka kita akan menambahkan 1 huruf paling terakhir dari huruf tersebut dan menambahkan “-est” di belakangnya menjadi (Maddest,hippest).
·         Yanuar is hippest than Larasati
Dinda is maddest than Marta
3.       Jika menggunakan kata yang berakhiran huruf “y”, maka kita akan mengubah huruf “y” menjadi huruf “I” dan di tambahkan dengan “-est”. Contoh : busy -> busiest.
·         Bayu is busiest than Irfan
Anggi is chubbiest than Vitri
4.       Jika kata memiliki lebih dari 2 suku kata, maka kita akan menambahkan “most” di depan kata tersebut. Contoh : delicious -> most delicious.
·         Vani packed meal is most delicious than bonita packed meal.
Yudi homework is most difficult than fathan homework.
5.       Dan untuk penggunaan comparative, kita harus selalu menggunakan kata “the” setelah kata perbandingan. Contoh :
·         Suwanda is the most stronger